Minggu, 21 Juni 2026
OASE PERTOBATAN EKOLOGIS DI GEREJA KALVARI
Menghadapi
krisis lingkungan global, Gereja Katolik memanggil umat untuk melakukan
pertobatan ekologis demi mengubah cara manusia berelasi dengan alam. Di
Keuskupan Agung Jakarta (KAJ), panggilan ini diwujudkan lewat Arah Dasar
(Ardas) KAJ 2026 yang mendorong tindakan nyata di luar ritus formal. Merawat
Bumi sebagai rumah kita bersama.
Paroki
Lubang Buaya , Gereja Katolik Kalvari secara konkret menerjemahkan visi
tersebut menjadi gerakan pastoral dan gaya hidup sehari-hari. Gereja ini
menjadi "oase pertobatan ekologis" di tengah hiruk-pikuk urban
Jakarta melalui dua makna:
Pertama,
Secara fisik:
Kompleks
gereja hadir sebagai ruang terbuka hijau menyegarkan di kawasan urban yang
padat.
Kedua
Secara spiritual:
Menjadi
tempat umat meneguhkan kembali komitmen iman untuk menjaga kelestarian
alam.
Tindakan
nyata yang diintegrasikan dalam tata kelola paroki meliputi pengelolaan sampah
mandiri dengan mendirikan BANK SAMPAH BERINGIN KALI, membuat kompos, membuat
eco enzime, penghijauan lahan sekitar,
melaksanakan ketahanan pangan dengan berkebun dan berternak di lahan sempit,
menggunakan energi panel surya, serta
pengurangan plastik sekali pakai dalam setiap aktivitas menggereja.
Melalui
konsistensi ini, Paroki Lubang Buaya membuktikan bahwa perubahan sistemik dapat
diwujudkan dari lingkup terkecil.
Langkah nyata mereka menjadi inspirasi berharga bahwa merawat bumi
sebagai rumah kita bersama, adalah bagian tak terpisahkan dari tugas mewartakan
Kabar Gembira kepada seluruh makhluk.
Diharapkan
gerakan yang dilaksanakan oleh SKP Hijau Gereja Kalvari ini terus berkembang
menjadi gerakan massal yang dilaksanakan oleh umat di rumah masing-masing.
Salam
ekologis.
Pelatihan Lingkungan Hidup - OMK Kalvari

